![]() |
| Suasana pelantikan KOTI Mahatidana Pemuda Pancasila periode 2026-2031 di Monumen Mandala, Makassar. |
MEJA-HIJAU.COM | MAKASSAR - Kepengurusan KOTI Mahatidana Pemuda Pancasila periode 2026-2031 resmi dilantik di Monumen Mandala, Makassar, pada Sabtu (29/08/2026). Dalam kepengurusan periode ini, Rizal B., S.H., M.H. dipercaya memimpin dan mengomandoi KOTI Mahatidana.
Dalam sambutannya, Rizal menekankan pentingnya perubahan paradigma terhadap Pemuda Pancasila yang selama ini masih kerap dikaitkan dengan premanisme maupun tindakan kekerasan. Menurutnya, paradigma tersebut harus mulai ditinggalkan seiring dengan perkembangan dan pembenahan organisasi.
Rizal kemudian menekankan konsep “3O”, yakni Omong, Otak, dan Otot. Urutan tersebut, kata dia, bukan tanpa alasan.
“Yang pertama adalah Omong, yang kedua Otak, dan yang ketiga Otot,” tegas Rizal dalam sambutannya.
Melalui konsep tersebut, ia ingin menegaskan bahwa setiap persoalan semestinya terlebih dahulu diselesaikan melalui komunikasi dan pemikiran. Kekuatan fisik tidak boleh menjadi pilihan utama, sehingga kader Pemuda Pancasila tidak lagi mengedepankan cara-cara yang identik dengan premanisme ataupun kekerasan.
Rizal juga menegaskan bahwa KOTI merupakan badan tempat kader-kader terbaik Pemuda Pancasila ditempatkan. Karena itu, kader yang berada di dalam KOTI diharapkan mampu menunjukkan kedisiplinan, loyalitas, serta menjaga nama baik dan marwah organisasi.
Lebih lanjut, Rizal turut mengingatkan pentingnya solidaritas dan rasa persaudaraan di antara seluruh kader Pemuda Pancasila. Dalam kesempatan tersebut, ia mengutip pesan Ketua Umum Pemuda Pancasila mengenai kuatnya ikatan antarkader.
“Ketika ada satu kader yang dicubit, maka semua kader harus merasakannya,” ujarnya.
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa kebersamaan dan solidaritas harus terus dijaga dalam tubuh organisasi. Dengan dilantiknya kepengurusan periode 2026–2031, Rizal berharap KOTI Mahatidana dapat menjadi barisan kader yang solid sekaligus mampu menunjukkan wajah Pemuda Pancasila yang semakin baik di tengah masyarakat.
Pelantikan di Monumen Mandala Makassar tersebut sekaligus menandai dimulainya kepengurusan KOTI Mahatidana Pemuda Pancasila periode 2026–2031 di bawah komando Rizal B., S.H., M.H., dengan semangat perubahan melalui paradigma Omong, Otak, dan Otot. (*)
