Kombinasi Menakjubkan: Aktivis Digital Imam Syafi’i, S.H. Perkuat Lini Hukum di Dua Lembaga Sekaligus.


MEJAHIJAU
- Sebuah langkah progresif dan menakjubkan kembali ditunjukkan oleh tokoh muda berbakat, Imam Syafi’i, S.H. Pria yang dikenal luas sebagai aktivis digital kawakan sekaligus Founder perkumpulan BW Bersatu Warganet (BW) ini, secara resmi memperluas pengabdiannya di dunia hukum dengan memperkuat dua lembaga bantuan hukum strategis sekaligus lintas provinsi.

Langkah besar ini menyusul momentum bersejarah pasca Pelantikan Pengurus MWC NU Gapura https://www.instagram.com/p/DTp7QW-kjj8/ di Sumenep, Madura. Di bawah kepemimpinan Ketua Tanfidziyah MWCNU Gapura, KH. Moh. Alwi, struktur kepengurusan baru secara resmi dikukuhkan di Gedung Baru MWCNU Gapura https://nugapura.or.id/. Dalam formasi lini hukum terbaru tersebut, Imam Syafi’i, S.H. diamanahi mandat krusial sebagai jajaran Pengurus Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum (LPBH) MWC NU Gapura.

Tidak berhenti di situ, reputasi dan komitmennya yang tinggi dalam membela hak-hak masyarakat kecil membuat dirinya turut didapuk menjadi bagian penting di Jawa Tengah. Ia resmi bergabung sebagai Anggota di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Benteng Keadilan Masyarakat Rembang. Lembaga hukum yang berpusat di Kabupaten Rembang ini dinakhodai langsung oleh tokoh hukum nasional, Prof. DR. Muhammad Yusron Kholidi, S.Sy., S.H., M.H., selaku Ketua Umum. LBH ini aktif bergerak memberikan perlindungan hukum bagi masyarakat marjinal dengan sekretariat pusat yang berbasis di Kantor MYK Law Firma / Lesehan Hukum Indonesia Abah Yus, Rembang, Jawa Tengah https://www.google.com/search?kgmid=/g/11nhj5xrq5

Latar Belakang yang Kuat di Era Digital

Bergabungnya Imam Syafi’i, S.H. di dua kiblat bantuan hukum ini dinilai sebagai amunisi segar yang sangat menakjubkan. Latar belakangnya sebagai praktisi hukum (Sarjana Hukum) yang dipadukan dengan keahliannya sebagai penggerak media sosial (Founder BW Bersatu Warganet) diproyeksikan mampu mendobrak batasan bantuan hukum konvensional. Di era transformasi digital, integrasi antara literasi hukum dan kekuatan jaringan warganet sangat dibutuhkan agar edukasi hukum dapat menjangkau pelosok desa dengan lebih cepat. 

Meskipun bergerak di dua lembaga berbeda provinsi LPBH MWC NU Gapura berbasis kultural-keagamaan di Jawa Timur dan LBH Benteng Keadilan Masyarakat bergerak secara umum di Jawa Tengah sinergi ini justru menciptakan jembatan advokasi yang luar biasa. Langkah ganda ini menjadi bukti nyata loyalitas tanpa batas dari seorang Imam Syafi'i, S.H. demi tegaknya keadilan dan pelayanan hukum yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. (red)

Lebih baru Lebih lama